Sabtu, 10 Mei 2008

Menginstal Linux SUSE

1. Masukkan CD linux SUSE ke CD Room

2. Masukkan ke bios

3.Boot from sequence ,ganti cd room c.a

4. lalu keluar & save

5. Tekan F1

6. Masuk SUSE

7. Pilih Instalation

8. klik next

9. Klik accept

10. klik yes install

11. tunggu proses penginstalan

12. isi data –data yang ada :






Langkah-langkah menginstall Photoshop

1. pada adobe photoshop, klik setup beberapa kali

2. klik next

3. next, lalu pulih bahasa

4. pilih Accepy

5. masukan no s/n : 1131-1118-1023-7953-8858-7003

tulis judul pada tittle

isi nama depan pada first name

isi nama belakang pada last name

tulis perkumpulan/ tempat kerja pada company

6. klik next

7. pilih yes untuk registrasi

8. klik next

9. next

10. next

11. next, tunggu proses penginstallan

12. kalau sudah, klik exit

13. klik next

14. pilih remind me, pilih on next launch, lalu klik next

15. next

16. finish

17. exit

18. OK




Langkah-langkah instalsi windws 98:

1. nyalakan komputer

2. klik del

3. pilih ‘Advanced Bios Features’

4. pilih “first bot device CD room”

5. klik Esc

6. masukan CD software windows 98

7. tekan Esc, lalu Quit, kemudian klik yes (y)

8. boot from CD room

9. pilih pilihan yang bertujuan untuk mempartisi yaitu n 2 lalu start komputer with CD room support, tunggu saat loading.

10. pada prgam DS ketik: Fdisk fdisk>

11. tekan yes (y)

12. lihat artisi yang telah anda buat da menu n 4

13. enter choice : [E] untuk mendelete Extended dan primary

14. enter ch





MENGINSTAL WINDOWS XP

1. windows xpCara
2. collection installatioinstalln
3. intallation type :upgrade (recommended)
4. lalu next
5. accept this agreement
6. lalu next
7. tulis kode :
8. 7QVT6-T27738-WRKJB-YKRFQ-XVK98





9. pilih next
10. pilih :show me hadware issues and a limited set of software issues (recomended)
11. lalu next
12. pilih no,skip exiting install windows (recomended)
13. Next
14. lalu tunggu (loading)
15. ok
16. ok
17. helpprotect my PC by turing on outomotic
18. ketik your name
19. next
20. finish

PROCESSOR CORE2 DUO



Setelah sukses dengan processor dual-core-nya yang bertajuk Intel Core Duo, Intel kembali menghadirkan processor generasi selanjutnya, yaitu Intel Core 2 Duo dan Intel Core 2 Extreme.

Luar biasa memang terobosan yang dibuat oleh Intel. Setelah tak lama sebelumnya meluncurkan processor dual-core-nya, hanya dalam hitungan bulan Intel kembali meluncurkan processor terbaru dengan sebutan Intel Core 2.

Core 2 sendiri adalah generasi ke-8 dari jajaran processor dari Intel yang sudah memakai microprocessor dengan arsitektur x86. Arsitektur tersebut oleh Intel dinamakan dengan Intel Core Microarchitecture, di mana arsitektur tersebut menggantikan arsitektur la
ma dari Intel yang disebut dengan NetBurst sejak tahun 2000 yang lalu. Penggunaan Core 2 ini juga menandai era processor Intel yang baru, di mana brand Intel Pentium yang sudah digunakan sejak tahun 1993 diganti menjadi Intel Core.







Pada desain kali ini Core 2 sangat berbeda dengan NetBurst. Pada NetBurst yang diaplikasikan dalam Pentium 4 dan Pentium D, Intel lebih mengedepankan clock speed yang sangat tinggi. Sedangkan pada arsitektur Core 2 yang baru tersebut, Intel lebih menekankan peningkatan dari fitur-fitur dari CPU tersebut, seperti cache size dan jumlah dari core yang ada dalam processor Core 2. Pihak Intel mengklaim, konsumsi daya dari arsitektur yang baru tersebut hanya memerlukan sangat sedikit daya jika dibandingkan dengan jajaran processor Pentium sebelumnya.

Processor Intel Core 2 mempunyai fitur antara lain EM64T, Virtualization Technology, Execute Disable Bit, dan SSE4. Sedangkan, teknologi terbaru yang diusung adalah LaGrande Technology, Enhanced SpeedStep Technology, dan Intel Active Management Technology (iAMT2).

Core Processor Intel Core 2

Saat kali pertama diluncurkan pada Juli 2006 yang lalu, ada beberapa jenis core processor yang sekaligus dilemparkan ke pasaran oleh pihak Intel. Seperti kebiasaan dari Intel, pembedaan dari beberapa processor didasarkan pada pemberian codenamed pada tiap core processor tersebut.

Berikut adalah beberapa codenamed dari core processor yang terdapat pada produk processor Intel Core 2, tentunya codenamed tersebut mempunyai perbedaan antara satu dengan yang lainnya.

PROCESSOR DUALCORE




Intel Perkenalkan Dual Core Celeron
Pengirim: sushi, Sabtu 13 Oktober 2007, 16:10
Dalam beberapa tahun terakhir di mana AMD dan Intel meluncurkanprosesor dual core, kedua perusahaan terus menurunkan hargaprosesor-prosesor dual core yang dijual. Walaupun pada awalnyadual core merupakan sebuah fitur yang dijual dengan hargamahal, harga CPU telah turun dengan drastis. Saat ini, dualcore termurah AMD adalah Athlon 64 X2 3800+ (2GHz) di NewEggdengan harga $59,99 sedangkan dual core Allendale 1,6 GHz dariIntel dijual dengan harga $74,99.







Dan kini, Intel juga berencana untuk menambahkan dualcore ke dalam segmen rendah. Menurut X-bit labs, Intel akanmengumumkan dual core Celeron di kuartal pertama 2008. Prosesordual core Celeron pertama adalah E1200 (1,6GHz dengan 800MHzsystem bus dengan 512K L2 cache). Prosesor nidiperkirakan akan dijual dengan harga antara $34 dan $59 menggantikanCeleron yang ada saat ini.

Karena clock speed dan ukuran cache yang kecil,prosesor-prosesor dual core Celeron Intel diperkirakan tidakakan memiliki kinerja yang baik. Selain itu, masuknya fitur dualcore ke dalam segmen rendah prosesor juga akan menyebabkan rivalAMD membanting harga prosesor segmen rendahnya, atau jugamemperkenalkan fitur dual core untuk prosesor murahnya.

Walaupun hal ini tidak terlihat signifikan, kehadiran produkdual core di semua segmen pasar prosesor sebenarnya cukuppenting. Para programmer selalu mengoptimisasikan aplikasinya untukprosesor yang paling banyak dipakai di pasaran. Apabila hampir semuaprosesor yang terjual mulai saat ini adalah dual core, hal iniakan mempercepat datangnya waktu di mana sebagian besar konsumen disemua segmen akan memakai CPU multi core.

FUNGSI MOTHERBOARD




Kebanyakan motherboard mempunyai fungsi-fungsi khusus yang tidak diketahui atau dilupakan pemiliknya. Padahal fungsi-fungsi sangat menarik digunakan. Berikut beberapa fungsi-fungsi yang dimaksudkan.

irDA bus: kebanyakan motherboard di pasaran mempunyai konektor di main board untuk bus IrDA (Infrared Developers Association) yang memungkinkan konek si nirkabel (wireless) antara PC dan pe ripheral yang dilengkapi sensor infra merah (infrared), beberapa diantaranya printer dan notebook. Untuk meman faatkan bus ini, Anda harus memasang adaptor di konektor IrDA yang ada di motherboard yang sayangnya tidak disertakan bersama motherboard.

Port USB tombahan: motherboard ATX biasanya dilengkapi 2 port USB di bagian belakang. Beberapa motherboard mempunyai lebih banyak USB, tapi posisinya tidak di belakang. Tepatnya di bagian tengah mother­board. Untuk meng gunakan port tambahan ini, kita perlu memasang adaptor yang mengubah format plug yang dipakai motherboard menjadi format standar USB plug, hingga memungkinkan kita memasang peripheral USB di port tambahan tadi. Umumnya moth­erboard tidak dibekali adaptor ini.

Suspend to RAM (STR): kita dapat mengonfigurasi PC sedemikian hingga dapat menyimpan informasi semua kom ponen ke RAM dan mematikan semua komponen kecualt RAM. Alhasil mother board akan menghidupkan RAM saja, se mentara semua komponen lainnya dima tikan. Pada kondisi ini, konsumsi power oleh PC hanya 5W.

Keuntungannya jelas. Ketika dinya lakan, PC akan berada di kondisi sama ketika dimatikan, menampilkan program dan dokumen yang sama yang dibuka sebelumnya. Kita bahkan dapat mem program PC agar menjalankan beberapa task saat PC tengah “tidur (s/eeping)”, seperti mendownload e-mail








(PC hidup, menjalankan task yang dijadwalkan dan kembali tidur). Beberapa mother­board mempunyai ko nektor STR yang memungkinkan insta lasi LED. Lampu LED akan menyala ke tika PC pada mode STR dan padam ketika PC mati.
Up On IAN (WOl): fasilitas ini memungkinkan komputer dinyalakan melalui LAN (local area network). Fasi litas ini memungkinkan administrator menghidupkan PC secara remote lewat |aringan, melakukan perbaikan dan mematikan kembali setelah sele-sai. Perbaikan ini bahkan diotomasi hingga memudahkan pekerjaan administrator. Tanpa fasilitas ini, administrator harus menghidupkan dan mematikan klien/server secara manual. Untuk menja lankan fasilitas ini, network board harus mensupport fasilitas ini, sebagaimana motherboard biasanya. Network board dan motherboard harus dihubungkan via 3 kabel kecil yang dihubungkan ke motherboard menggunakan konektor bernama WOL
‘Wake Up On Ring (WOR): seperti halnya WOL, fasilitas ini memungkinkan komputer dihidupkan dan dimatikan secara remote melalui jalur telepon. Karena itu, kita dapat menghidupkan, mengakses, dan mematikan komputer yang jaraknya berkilo-kilo. Untuk men jalankan layanan, baik modem board dan motherboard harus mensupport WOL dan modem harus terhubung ke mother board melalui sepasang kabel.

Mainboard biasanya ada konektor bertuliskan Wake Up On Ring atau seru pa itu. Disamping itu, modem harus ter hubung ke kabel telepon dan diprogram untuk menerima koneksi. Kita harus juga memasang software yang memung kinkan komputer melakukan akses ke luar — seperti Windows 98 Dial Up Server — sedemikian hingga kita dapat men­gakses komputer lain secara remo te (tepatnya, akses ini dilakukan mema kai login dan password).
[ repro : komputek/Roely ]
2.Gambar tersebut merupakan VGA card dan kegunaanya yaitu ntuk memproses segala yang berhubungan dengan grafis atau tampilan. Komponen ini juga menghubungkan antara komputer kita dengan monitor sehingga sinyal komputer dapat di atur